Site Navigation:

Your IP Address:
54.196.153.46

Valid HTML 4.01!

Valid CSS!

OpenVZ dan IPv6

IPv6 di OpenVZ memang bekerja sempurna pada mode veth atau bridge. Namun bagaimana bila pada mode venet routing? Ini dia sedikit trik yang sempat saya coba.

Pastikan beberapa item ini sudah ada:

  • kernel support ipv6
  • modul ipv6 sudah di load, check dengan modprobe -c | grep net-pf-10
  • options IPv6 sudah diset “yes” pada /etc/vz/vz.conf

Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan forwarding untuk ipv6:

sysctl -w net.ipv6.conf.all.forwarding=1

Tambahkan konfigurasi tersebut di /etc/sysctl.conf agar tetap enable pada saat server reboot. Sekarang kita siap menambah ipv6 ke dalam container:

vzctl set 100 –ipadd fc00::1 –save

Gantilah 100 dengan container id yang diinginkan dan tentunya ipv6 yang akan diassign. Setelah reboot container selanjutnya kita coba untuk test koneksi dari dalam container.

vzctl enter 100
# ping6 ipv6.google.com -c 2
PING ipv6.google.com(2404:6800:8005::67) 56 data bytes
64 bytes from 2404:6800:8005::67: icmp_seq=0 ttl=56 time=62.0 ms
64 bytes from 2404:6800:8005::67: icmp_seq=1 ttl=56 time=62.2 ms

— ipv6.google.com ping statistics —
2 packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 1000ms
rtt min/avg/max/mdev = 62.094/62.193/62.293/0.268 ms, pipe 2

Voila container sudah bisa mengakses ipv6 google. Kekurangan dari IPv6 OpenVZ dengan mode venet adalah kita hanya bisa assign ipv6 per /128. Demikian sedikit pengalaman yang saya alami saat konfigurasi IPv6 pada OpenVZ mode venet, semoga berguna untuk anda. :)

Filed under: ngoprek — Tags: , , , — September 24, 2010 02:03 Comments (0)

MTB kagol

maxxis xenith slick

Kenapa koq kagol? Yach ini sepeda kan sebenernya MTB. yang namanya mountain bike ya harusnya jalannya di tanah ke gunung-gunung. Lha ini koq malah dipasangi ban gundul alias slick tanpa kembangan.

Gara-gara teman-teman yg biasa diajak sepedaan lagi pada jatuh cinta sama on-road bike atau sepeda balap, mau gak mau biar gak terlalu ngoyo nggenjotnya dijalan aspal maka disulap saja mtb pakai ban slick khusus untuk aspal. Jadilah seperti ini MTB kagol.

Karna tadi sore dah keburu mau maghrib baru selesai settings ban (maklum pemula arah rotasi nya lupa gak diliat kebalik mundur) jadinya belum sempat testing di jalan aspal betulan. Cuma sempat test di jalan paving block depan rumah lumayan juga rasanya pakai ban slick, genjotan jadi lebih enteng karena gesekan ban dengan jalan lebih kecil jadi muternya lebih lancirrr dan ngacirr. Di rem mendadak di speed 20kph jg masih belum ngesot. Sayangnya karena bahan ban soft compound maka debu pasir nempel ke ban dengan cepat. Besok pagi test lagi ke aspal betulan. dasar MTB kagol …

Filed under: ngonthel — Tags: , , , , , , — January 2, 2009 21:58 Comments (4)

Say No To “Keblasuk”

etrex mount

Cerita bermula gara-gara minggu yang lalu bersama mas wiwid mencoba bersepeda gembira mencari trek ringan cross country, keluar masuk sawah, ada jalan non-aspal asal masuk dan ujung2nya buntu atau malah ketemu kali.

Akhirnya saya putuskan untuk mencoba membuat handle bar mounting untuk garmin etrex summit kuno ini agar bersepeda minggu depan lebih lancar tanpa blusak-blusuk tidak karuan. Bahan yang dibutuhkan sangat sederhana, dari hose clip kecil yg biasa dipakai untuk knalpot dan kawat kaku dari kalender.

Ditekak-tekuk agar gps dapat tertancap kencang serta pemasangan dan proses melepas gps lebih mudah. Siap dicoba minggu depan, apakah mounting kuat menahan guncangan2 sepeda saat turun jalanan berbatu minggu depan. Good bye “keblasuk”. :D

Filed under: ngonthel — October 16, 2008 11:53 Comments (4)

Newer Posts »