Site Navigation:

Your IP Address:
202.162.33.66

Valid HTML 4.01!

Valid CSS!

Boycott Israel

Asam di gunung, garam di laut

korosi

Ya, peribahasa diatas cocok sekali menjelaskan penyebab dari gambar disamping. Besi yang dipasang di ketinggian 500m dpl ini bisa hancur sedemikian rupa diterjang udara gunung bercampur hembusan udara dari laut. Di gunung ini memang kalau saya melihat ke arah selatan dengan mata telanjang dapat terlihat garis pantai samudera indonesia.

Nampak di gambar ada dua besi, besi di sebelah atas tampak hancur lebur diterpa cuaca selama kurang lebih 1 tahun di atas tower. Untung saja para pengrajin jumper di UIINET cukup kencang memasang connector, jadi masih bisa menahan antenna sehingga tidak jatuh kebawah.

Pelajaran yang dapat dipetik, asam di gunung garam di laut. Bertemu di satu belanga. Ayo cari jodohmu segera …

Filed under: Uncategorized — May 19, 2008 23:30

4 responses to “Asam di gunung, garam di laut”

  1. sapi Says:

    fertamaxx

  2. kangdiman Says:

    fertamaxx mundak lik.

  3. totok_kelir Says:

    Kalo codoh mu bukan asam cari lagi atau bawa ke gunung biar kecut ……………….

  4. totok_kelir Says:

    Dengan Rasa hormat dan kerendahan hati serta penuh harapan untuk memohon maaf atas segala kekhilafan dan kesalahan
    tak lupa pula memohon doa

    Segenap Keluarga Gunungkelir.com mengucapkan selamat Idul Fitri

Leave a Reply